You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Inrit di Cikoko Dibongkar
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Inrit di Cikoko Dibongkar

Inrit sepanjang enam meter yang membentang di atas saluran air di RT 01/04 Kelurahan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan dibongkar petugas. Sebab inrit yang dibangun oleh salah satu warga itu menghambat aliran air.

Saluran air dibuat jembatan yang rendah sehingga mengakibatkan genangan di jalan sekitar saat hujan. Jembatan itu untuk kepentingan satu rumah saja

Kasatgas Pol PP Kecamatan Pancoran, Hotman Silaen mengatakan, inrit itu dibangun untuk akses keluar masuk pemilik rumah yang bersangkutan. Posisinya yang rendah menyebabkan aliran air terhambat apabila hujan deras.

"Saluran air dibuat jembatan yang rendah sehingga mengakibatkan genangan di jalan sekitar saat hujan. Jembatan itu untuk kepentingan satu rumah saja," kata Hotman, Jumat (13/5).

30 Inrit di Kemayoran Dibongkar

Dikatakan Hotman, teguran hingga surat peringatan tidak ditanggapi oleh pemilik rumah. Maka itu petugas terpaksa mengambil tindakan dengan membongkar jembatan.

"Sudah dirapatkan, dan diberikan SP 1, 2, 3, tetap bandel, tidak dibongkar juga oleh pemiliknya," tandas Hotman.

Jembatan akhirnya dibongkar oleh petugas Satpol PP menggunakan palu godam dan breaker atau alat penghancur beton oleh petugas Sudin Bina Marga Jakarta Selatan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3590 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati